Kesehatan Share articles in social media :
 

Ini yang Menjadi Penyebab Banyaknya Penyakit

Photo
 
Menteri Kesehatan Nila Moeloek menjenguk pasien yang dicurigai terkena penyakit difteri di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof Dr Sulianti Saroso.

POL Publikasi Online - Bekasi, 19 Desember 2017
Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia, Nila F Moeloek, kembali mengimbau masyarakat Indonesia supaya beralih menjadi pelaku pola hidup sehat. Pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat kaya serat dan vitamin, seperti sayur dan buah, dapat mencegah masyarakat dari penyakit tidak menular yang jumlah penderitanya semakin banyak saja.

Sayang, masyarakat kurang memanfaatkan sumber daya alam yang dihasilkan tanah sendiri, sehingga penyakit hipertensi, stroke, dan gula masih tetap tinggi. "Kita ini negara tropis, banyak sayuran dan buah tumbuh. Rasanya enak dan menyegarkan. Semua ada dan tumbuh di Indonesia. Harusnya, kita bersyukur dengan banyak makan buah dan sayur," kata Menkes, dikutip dari situs Sehat Negeriku Kementerian Kesehatan pada Senin, 18 Desember 2017. Mengapa tidak dimulai dengan menjauhkan kebiasaan makan enak, diubah dengan menjalankan pola hidup sehat, begitu kata Menkes.

Apa itu difteri? Difteri adalah infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium. Gejalanya berupa sakit tenggorokan, demam, dan terbentuknya lapisan di amandel dan tenggorokan. Dalam kasus yang parah, infeksi bisa menyebar ke organ tubuh lain seperti jantung dan sistem saraf. Beberapa pasien juga mengalami infeksi kulit. Bakteri penyebab penyakit ini menghasilkan racun yang berbahaya jika menyebar ke bagian tubuh lain.

Seberapa umumkah difteri? Difteri banyak ditemui di negara-negara berkembang seperti Indonesia, di mana angka vaksinasi masih rendah. Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Difteri dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Penyebab

Apa penyebab difteri?

Difteri disebabkan oleh Corynebacterium, yaitu bakteri yang menyebarkan penyakit melalui partikel di udara, benda pribadi, serta peralatan rumah tangga yang terkontaminasi. Jika Anda menghirup partikel udara dari batuk atau bersin orang yang terinfeksi, Anda dapat terkena difteri. Cara ini sangat efektif untuk menyebarkan penyakit, terutama pada tempat yang ramai.

Penyebab lainnya adalah kontak dengan benda-benda pribadi yang terkontaminasi. Anda dapat terkena difteri dengan memegang tisu bekas orang yang terinfeksi, minum dari gelas yang belum dicuci, atau kontak sejenisnya dengan benda-benda yang membawa bakteri. Pada kasus yang langka, difteri menyebar pada peralatan rumah tangga yang digunakan bersama, seperti handuk atau mainan. Menyentuh luka yang terinfeksi juga dapat membuat Anda terekspos bakteri yang menyebabkan difteri.


   
Penulis : ***
Jabatan : -
Sumber :